Rabu, 24 Maret 2021

Terlibat Dalam Hidup Menggereja (II)

     Anak - anak yang terkasih apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini kita melanjutkan tema minggu lalu  "Terlibat Dalam Hidup Menggereja ". Kalau dilihat dari judulnya, Pak Ivan mengharapkan bagi yang beragama Kristen Protestan dan Katolik terlibat dalam kehidupan Gereja. Jangan sampai kalian tidak ikut kegiatan Gereja. Karena dengan mengikuti kegiatan Gereja banyak manfaat yang akan didapat. Bagi anak - anak yang beragama  selain Katolik atau Kristen Protestan, Pak Ivan harap kalian aktif di tempat ibadah kalian masing - masing. 

A. Minggu lalu kalian telah membaca Kitab Suci dari Kisah Para Rasul 2:42-47 dan Kisah Para Rasul 6:1-7, silahkan membaca penjelasan dibawah ini :

- Bidang-bidang hidup menggereja ialah: peribadahan atau doa, pewartaan, persekutuan, dan pelayanan. Peribadatan itu meliputi perayaan sakramen-sakramen, ibadat harian, dan ibadat-ibadat seturut kebutuhan umat. Pewartaan meliputi banyak kegiatan, antara lain: persiapan baptis, krisma, pernikahan, mistagogi, evangelisasi, dan sebagainya. Persekutuan meliputi berbagai paguyuban, misalnya: Orang Muda Katolik, kelompok pendampingan iman anak, Wanita Katolik Republik Indonesia, dan sebagainya. Pelayanan meliputi pelayana kesehatan, pengembangan ekonomi, hubungan dengan masyarakat dan sebagainya. 

 -  Berbagai bidang hidup menggereja tersebut dimaksukan untuk membantu umat agar dapat mengembangkan imannya sekaligus menjadi perwujudan perintah Tuhan Yesus. Dengan doa, umat dipersatukan dengan Tuhan dan sesama. Dengan pewartaan, iman umat dibangun dan kebangkitan Tuhan diwartakan kepada semua orang. Dengan pelayanan cinta kasih Tuhan kepada seluruh umat manusia dan seluruh ciptaan diwujudkan. Dengan persekutuan kesatuan dan persaudaraan umat dibangun. Dengan itu semua diharapkan Kehadiran Allah yang menyelamatkan dirasakan dan dimuliakan oleh umat beriman.


B. Rangkuman (Dicatat di buku catatan)

Mereka yang telah dibaptis bertekun dalam pengajaran para rasul. Bidang pewartaan yang dilakukan Gereja sekarang adalah kelanjutan dari pengajaran para rasul. Para murid memecahkan roti dan berdoa. Perayaan ekaristi dan doa-doa gereja lain adalah kelanjutan dari para murid memecahkan roti dan berdoa. Pengajaran firman dan doa membangun persaudaraan yang erat bagai sebuah keluarga. Mereka sehati sejiwa. Inilah yang disebut persekutuan. Persaudaraan dalam Tuhan itu menggerakan mereka untuk berbagi. Milik mereka menjadi milik bersama. Dengan itu tidak ada yang berkekurangan di antara mereka. Ketika ternyata para janda dan orang-orang miskin tidak terlayani para rasul mengangkat pelayan-pelayan bagi mereka agar para rasul dapat tetap melayani firman dan memecahkan roti. 

 • Suasana penuh persaudaraan dan kedamaian yang berpusat pada pemecahan roti dan firman, sehingga tidak ada yang berkekurangan adalah situasi yang dikehendaki Allah. Situasi di mana kehendak dan perintah Allah terlaksana adalah situasi yang diharapkan dan senantiasa dikerjakan oleh Yesus. Dalam doa Bapa Kami Yesus berdoa dan mengajak para murid mendoakan Jadilah Kehendak-Mu. Yesus berkeliling menyembuhkan orang sakit, memberi makan banyak orang, mengajar, mengampuni dosa, mengusir setan adalah pekerjaan untuk mewujudkan kehendak Allah atau membangun Kerajaan Allah.

 • Jadi bidang-bidang pelayanan dan susunan pengurus Gereja adalah sebuah usaha untuk menghadirkan Allah di tengah kehidupan manusia sekaligus sarana umat mengembangkan imannya

C. Latihan agama: Tidak ada latihan agama karena minggu lalu kalian sudah mengerjakan latihan agama untuk tema ini


Selamat Belajar Tuhan Memberkati


Rabu, 17 Maret 2021

Terlibat Dalam Hidup Menggereja

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati. Apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini kita akan belajar tentang "Terlibat Dalam Hidup Menggereja". Pelajaran hari ini dibagi menjadi dua sesi, sesi yang pertama hari ini dan yang ke dua minggu depan. Untuk hari ini silahkan membaca bacaan Kitab Suci dibawah ini dan setelah itu silahkan kerjakan latihannya. Latihan yang sudah selesai, silahkan di foto dan dikirim ke no wa 085735774228.(Khusus pengguna HP silahhkan scrol keatas sampai latihan dibawah ini muncul, karena ada jeda yang sangat panjang dan untuk memperbesar bacaan Kitab Sucinya silahkan di klik bacaannya.Trimakasi)

1. Silahkan membaca bacaan Kitab suci dibawah ini




















2. Kerjakan latihan di bawah ini di buku catatan

a. Apa saja yang telah dilakukan oleh para murid Yesus yang telah dibaptis? 

b. Mengapa mereka melakukan semua itu? 

c. Bagaimana kehidupan para murid Yesus tersebut dapat dilaksanakan dalam situasi sekarang? 

d. Apa makna kisah kehidupan jemaat perdana tersebut bagi hidup Anda?


Selamat mengerjakan Tuhan Memberkati

Rabu, 24 Februari 2021

Roh Kudus Menguatkan Hati Para Rasul

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati. Apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini tema pelajaran agama kita tentang "Roh Kudus Menguatkan Hati Para Rasul".  Untuk pelajaran agama hari ini silahkan lihat alur dibawah ini dan jika anak - anak melihat ada spasi panjang/jarak panjang di bawah ini, mohon tetap scrol ke bawah karena ada lanjutannya.Trimakasi.


 1. Membaca ayat Kitab Suci  dibawah ini : 































2. Peneguhan (Tidak perlu dicatat, cukup dibaca saja)

A. Pulang kampung

Yesus sangat diharapkan oleh para murid-Nya menjadi penguasa. Meskipun

Yesus berkali-kali mengingatkan bahwa kedatangan Yesus bukan untuk menjadi

penguasa namun para murid tetap berharap akan hal itu. Maka ketika Yesus

ditangkap, diadili, dan dihukum salib hingga wafat, para murid mulai pulang

kampung. Dua murid pulang ke Emaus, Petrus menjala ikan kembali sebagaimana

yang ia lakukan sebelum mengikuti Yesus.

Berita kebangkitan mengejutkan mereka hingga mereka berkumpul kembali.

Meskipun demikian mereka berkumpul dalam suasana takut pada bangsa

Yahudi yang bermaksud menghentikan gerakan kenabian Yesus.


B.  Roh Kudus turun atas para rasul

Ketika para murid sedang berkumpul, mendadak mereka mendengar bunyi

seperti tiupan angin, dan melihat lidah-lidah seperti nyala api dan bahasa

merekapun mampu dipahami oleh banyak orang yang berbahasa berbeda.

Itulah karya Roh Kudus. Angin atau udara dihirup ketika orang bernafas.

Menghirup udara berarti menghirup kehidupan. Angin, udara melambangkan

kehidupan. Roh Kudus sang pemberi kehidupan. Api lambang semangat. Roh

Kudus memberi semangat pada para rasul untuk berani bersaksi akan peristiwa

wafat dan kebangkitan Yesus. Pemahaman akan berbagai bahasa melambangkan

bahwa Roh Kudus adalah Roh Pemersatu.

Hal ini berlawanan dengan kesombongan manusia dalam kisah menara Babel

sehingga Allah menceraiberaikan mereka dengan berbagai bahasa. Dengan Roh

Kudus yang tercerai berai itu bersatu kembali.


C. Berbagai lambang dan peran Roh Kudus

Roh Kudus juga dilambangkan dengan air, palm (jari tangan), krisma dan

sebagainya. Air, melambangkan kesegaran, kehidupan baru. Krisma, juga jari

tangan (palm) melambangkan penyembuhan, menjadi kuat kembali (penguatan).

Masing-masing lambang mengungkapkan peran Roh Kudus, sebagaimana telah

dilaporkan dalam pleno.

Sebagaimana dikatakan Yesus, Roh Kudus pun akan mengingatkan akan

segala hal yang dikatakan dan dilakukan Yesus, dan mengajarkan sesuatu yang

akan datang. Dengan kehadiran Roh Kudus karya keselamatan Allah tidak

berakhir dengan wafat Yesus melainkan berlanjut dengan kehadiran Roh Kudus

hingga akhir zaman. 


3. Catatan  Agama (Dicatat di buku catatan agama)

Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu

tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit bunyi seperti tiupan angin keras yang

memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada

mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada

mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu

mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan

oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.









Rabu, 17 Februari 2021

Roh Kudus Dicurahkan kepada Setiap Orang

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati. Semoga kalian dalam keadaan sehat.

Untuk tugas agama hari ini silahkan anak - anak membaca ayat Kitab Suci Roma 12:1-21.

(Tampilan di Hp android agak eror (Pengguna smartphone), mohon lihat blog ini sampai habis, karena ada jeda panjang. Bagi pengguna laptop tidak ada masalah/eror)

1. Membaca Kitab Suci Roma 12:1-21

































2. Minggu depan tanggal 25 Februari 2020 kita akan zoom meeting pelajaran Agama Katolik untuk membahas tema hari ini. Untuk waktunya akan Pak Ivan beritahu sehari sebelum zoom meeting.



Selamat Belajar Tuhan Memberkati



Rabu, 10 Februari 2021

Hidup Bersama yang Dijiwai Roh Kudus

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati, apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini kita akan belajar tentang "Hidup Bersama yang Dijiwai Roh Kudus".  Tema ini akan dibagi menjadi 2 kali sesi dan minggu depan. Berikut alur pelajaran agama hari ini :

1. Membaca Ayat Kitab Suci : Matius 5:13-16 dan Lukas 23:33-40 (Bagi pengguna Smartphone silahkan klik gambar Ayat Kitab Sucinya supaya jelas)









 









 

2.Latihan Agama:

 Untuk latihan Agama silahkan klik link ini : Latihan agama "Hidup Bersama yang Dijiwai Roh Kudus" (google.com)


Selamat Belajar Tuhan Memberkati






Rabu, 27 Januari 2021

Memohon Bantuan Roh Kudus

 1. Pengantar

Anak - Anak yang kelas 5 yang baik hati apa kabar?semoga kalian dalam keadaan Sehat. Hari ini kita akan belajar tentang "Memohon Bantuan Roh Kudus". Anak - anak yang ter kasih banyak orang sudah bekerja maksimal, memikirkan segala hal, namun tetap saja masih ada juga hal yang kadang tak terpikirkan, sehingga membuat pekerjaan itu tidak berhasil maksimal atau gagal. Itu Ada pepatah mengatakan manusia hanya bisa merencanakan Tuhanlah yang menentukan. Manusia memang lemah. Ia tidak dapat mengetahui segala aspek baik sekarang ini, maupun yang akan datang. Sehubungan dengan itu Tuhan Yesus menasihatkan agar para muridNya selalu berdoa, dijauhkan dari segala percobaan dan memohon kekuatan dan perkenan dari Tuhan sehingga apa yang dikerjakan dapat berhasil. Para murid tentu pernah mengalami kegagalan. Pengalaman ini baik kalau dicermati dan dipertanyakan mengapa gagal. Apakah kegagalan itu karena kesalahan sendiri, atau karena sesuatu yang tak terpikirkan. Menyadari pengalaman itu selanjutnya para murid diajak meneladan Paulus, dan Silas yang senantiasa memohon penyertaan dan kekuatan dari Roh Kudus sebagaimana digambarkan dalam kisah para rasul 16:16-31, sehingga boleh berharap apa yang dikerjakan dapat menghasilkan sesuatu yang baik bagi diri sendiri dan sesame serta lingkungan.

2. Bacalah Ayat Kitab Suci dibawah ini (bagi pengguna Smartphone silahkan klik gambar teks Kitab Suci nya agar terlihat jelas)



3. Catatan Agama 

A. Paulus dan Silas difitnah dan dilaporkan sehingga mereka didera dan dipenjara. Menghadapi persoalan itu Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian pada Allah. Berkat doa Paulus dan Silas terjadilah gempa bumi. Menyangka para tahanan itu lari, penjaga penjara mau bunuh diri, namun dicegah Paulus. Dan penjaga itu pun menanyakan apa yang perlu dibuat agar selamat. Paulus mengatakan agar penjaga itu percaya pada Tuhan Yesus Kristus agar ia dan seisi rumahnya selamat. 

B.  Manusia memiliki akal budi. Jika akalnya senantiasa dikembangkan ia bisa memikirkan banyak hal. Namun demikian selalu saja ada yang tidak terjangkau oleh pikirannya, khususnya mengenai peristiwa yang akan datang. Selain itu dalam kebersamaan dengan orang lain, ada orang-orang yang tidak sependapat dan sejalan dengan kita. Hal-hal seperti itu menjadi hambatan juga sehingga niat kita tidak terlaksana, dan pekerjaan kita tidak berhasil secara optimal bahkan gagal. 

C.  Belajar dari Paulus dan Silas serta nasihat Tuhan Yesus, penting bagi kita untuk selalu berdoa agar dijauhkan dari segala percobaan dan memohon bantuan Roh Kudus untuk memberi kekuatan sehingga dapat menghadapi persoalan dan pekerjaan itu dengan baik. 


4. Latihan Agama, silahkan klik link ini : Latihan agama "Memohon Bantuan Roh Kudus" (google.com)



Rabu, 20 Januari 2021

Kejujuran dan Keadilan

 Anak - anak kelas 5 yang baik hati, hari ini kita akan belajar bersama tentang kejujuran dan keadilan. Untuk pelajaran agama ini silahkan mengikuti langkah - langkah di bawah ini!

1. Mendalami cerita tentang "Uniknya Kantin Kejujuran. Untuk membaca silahkan klik gambar/bacaannya supaya kualitas gambar bacaanya jelas (Bagi pengguna smartphone).






























2. Silahkan membaca ayat alkitab dibawah ini.  Untuk membaca silahkan klik gambar/bacaannya supaya kualitas gambar bacaanya jelas (Bagi pengguna smartphone).

3. Silahkan klik link ini untuk melihat penjelasan Pak Ivan tentang 
materi hari ini : https://youtu.be/hpMSMYZBMpE

4. Catatan agama hari ini : 

a. Melihat keprihatinan dalam masyarakat yang banyak bertindak tidak jujur dan tidak adil, berbagai lembaga pendidikan membangun sarana untuk mengembangkan perilaku jujur dan adil, yakni kantin kejujuran. Dalam kantin itu tidak ada penunggunya, orang yang membeli mengambil barang dan menaruh uang di tempat yang disediakan. Bagi yang menyadari dan berniat baik hal itu dapat berjalan dan menjadi kesempatan menguji komitmen terhadap kejujuran dan keadilan. 

b. Tindakan jujur dan adil punya makna penting dalam kehidupan bersama. Kehidupan bersama akan berlangsung dengan aman dan baik jika kejujuran dan keadilan dijunjung tinggi. Masyarakat akan hancur jika nilai kejujuran dan keadilan tidak diindahkan. 

c. Dalam kisah para rasul tersebut, tampak akibat dari orang tidak jujur adalah kematian. Demikian dalam masyarakat kita kalau orang-orang tidak berbuat jujur dan adil, maka masyarakat itu akan menuju pada kehancuran dan kematian. Meskipun nyatanya orang-orangnya masih hidup. Sesungguhnya masyarakatnya sudah tidak punya daya hidup karena pelestari kehidupan masyarakat adalah kejujuran dan keadilan.

 d.  Di hadapan manusia orang masih bisa menipu, tidak jujur, dan tidak adil namun di hadapan Tuhan dan Roh Kudus, sebagaimana ditampakkan dalam kisah para rasul orang tidak dapat mengelak lagi.

 e. Lebih dari itu, sebagaimana Yesus perbuat dalam Mat 20:1-16, sebagai murid Yesus kita diharapkan untuk tidak hanya berbuat adil, melainkan murah hati.

4. Latihan agama: 

Untuk latihan agama silahkan klik link ini : Kejujuran dan Keadilan Kelas 5 (google.com)


Selamat Belajar Tuhan Memberkati