Kamis, 29 Juli 2021

Perempuan dan Laki-laki Dipanggil untuk Berkembang

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati. Salam sehat untuk kita semua. 

Hari ini kita akan belajar tentang "Perempuan dan Laki-laki Dipanggil untuk Berkembang" . Berikut ini adalah alur Pelajaran Agama hari ini .

1. Bacalah ayat Kitab Suci di buku elektronik halaman 10 - 11

2. Setelah membaca ayat Kitab Suci, kerjakanlah latihan ini, silahkan klik link ini : https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfY1qT8Ni0E02mZVyh32Q-vPfmGIarVKlWm9SR-DphAvVYF7w/viewform?vc=0&c=0&w=1&flr=0


Selamat Belajar Tuhan Memberkati

Kamis, 22 Juli 2021

Perempuan dan Laki-laki Diciptakan sebagai Citra Allah

  Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati. Salam sehat untuk kita semua. 

Hari ini kita akan belajar tentang "Perempuan dan Laki-laki Diciptakan sebagai Citra Allah", Berikut ini adalah alur Pelajaran Agama hari ini : 

1.Membaca Cerita halaman 2 - 3 "Hadiah Dari Ibu" di Buku Elektronik yang minggu lalu Pak Ivan bagikan.

2. Melihat penjelasan Pak Ivan di video pembelajaran. Silahkan klik link ini : https://youtu.be/avKC1liDtMg 

3.  Latihan Agama silahkan klik link ini : https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSc4G1cTXvQ5L23rPMC-CrWHelII40YAdzkun9FYPXJFwdxFcQ/viewform?vc=0&c=0&w=1&flr=0

4. Anak – anak tidak perlu mencatat. Rangkuman sudah ada di buku Elektronik halaman : 5-6 (Bagian Penjelasan) dan halaman 6-7 (Bagian Kesimpulan)

5. Jangan lupa mengerjakan latihannya, Pak Ivan tunggu sampai hari Sabtu Pukul 20.00







Rabu, 21 April 2021

Yesus Memanggil Orang Berdosa

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati, apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini kita akan belajar tentang ". Yesus Memanggil Orang Berdosa".   Anak - anak, tugas kalian hari ini adalah :

1. Membaca Kitab Suci Luk 19:1-10 


2. Kerjakan Latihan dibawah ini di buku latihan, jika sudah selesai  silahkan kirimkan ke no wa Pak Ivan (085735774228)

A) Siapa Zakheus? 
B) Mengapa masyarakat menjauhi Zakheus? 
C) Apa yang dilakukan Yesus terhadap Zakheus? 
D) Mengapa Yesus berbuat seperti itu terhadap Zakheus?
E) Bagaimana sikap Zakheus terhadap tindakan Yesus kepadanya?

3. Catatan Agama

    Tidak seperti masyarakat pada umumnya, Yesus justru memanggil dan menumpang di rumah Zakheus. Masyarakat Yahudi pada umumnya bersikap curiga dan menjauhi Zakheus, karena Zakheus dianggap berdosa sebagai pemungut cukai. Yesus berbuat seperti itu, karena itulah salah satu tugas perutusan dari Bapa-Nya. Anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.

     Kedatangan Yesus ke rumah Zakheus membuat Zakheus merasa amat bahagia dan diselamatkan. Zakheus mengungkapkan tobatnya dengan mengucapkan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.” Atas sikap tobat Zakheus tersebut Yesus menguatkan: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham”. Zakheus anak Abraham berarti memiliki warisan keselamatan sebagaimana dijanjikan Allah kepada Abraham.




Selamat Belajar Tuhan Memberkati











Rabu, 14 April 2021

Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit

Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati, apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini kita akan belajar tentang ". Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit".   Anak - anak, tugas kalian hari ini adalah :
1. Membaca Sinopsis Pahlawan Teuku Umar



2. Peneguhan (Tidak dicatat, hanya dibaca saja)

-    Para pahlawan merasakan bahwa masyarakatnya mengalami penindasan, ketidakadilan dan penderitaan. Sesuai dengan kemampuannya mereka berjuang untuk mengatasi hal itu. Mereka melawan para penindas dan pelaku ketidakadilan. Mereka rela mengorbankan apapun demi perjuangannya, bahkan jiwanya. Banyak di antara mereka ditangkap, di masukkan penjara atau dibuang ke tempat yang jauh dengan harapan agar mereka menghentikan perjuangannya. Namun selepas dari pembuangan atau penjara mereka tetap meneruskan perjuangannya. Di antara mereka bahkan ada yang dibunuh. 

-    Namun para pahlawan tidak mati sia-sia. Semangat dan perjuangan mereka tetap dikenang dan diteruskan oleh masyarakatnya. Meskipun para pahlawan telah wafat namun semangatnya tetap hidup di tengah masyarakatnya.

3. Membaca Kitab Suci Matius 26: 26-29, Matius 27:1- 66, Matius 28:1-10
 A. Matius 26: 26-29




B. Matius 27:1- 66





























C. Matius 28:1-10


























4. Rangkuman 
 • Yesus menentang segala ketidakadilan dan segala kebobrokan di masyarakatnya. Tidak hanya itu Yesus banyak berbuat baik bagi orangorang miskin, menderita, dan tersingkir di masyarakat-Nya.

 • Bagi masyarakat Yahudi segala hal yang tidak baik penyakit, penderitaan, dan kemiskinan dipercaya sebagai akibat dosa. Maka tindakan-tindakan Yesus bagi orang-orang miskin, menderita, dan tersingkir dipahami dan dinyatakan sebagai tindakan pengampunan dosa atau penyelamatan. • Tindakan Yesus itu oleh para pemimpin agama dianggap sebagai menghujat Allah, sebab Ia mengaku sebagai Anak Allah. Sebuah tindakan yang tidak terampuni. Maka para pemimpin bangsa Israel sepakat untuk membunuh Yesus.

 • Bangsa Yahudi dibawah penjajahan Romawi. Karena itu bangsa Yahudi tidak boleh memberikan hukuman mati. Yang boleh menghukum mati adalah pemerintahan Romawi. Maka pemimpin bangsa Yahudi membawa Yesus ke Pontius Pilatus untuk dimintakan hukuman mati. Meskipun pada awalnya Pontius Pilatus tidak setuju dengan hukuman itu, akhirnya memberikan juga. Yesus disiksa, dipaksa memanggul salib hingga akhirnya mati disalib. 

• Yesus mengalami penderitaan, seperti dicambuk, dipukul dan sebagainya. Dia juga dihina, diludahi, diberi anggur asam, dipermalukan dengan ditanggalkan pakaiannya, dan sebagainya.

 • Bagi masyarakat Yahudi mati muda dianggap sebagai kutukan dari Allah. Yesus dibunuh oleh para pemimpin Yahudi dengan harapan dianggap sebagai orang yang dikutuk Allah. Maka yang dapat menghilangkan kutukan hanya Allah. Yesus pada hari ketiga bangkit, hidup kembali dengan mulia. Kebangkitan Yesus berarti menolak kutukan Allah. Itu berarti segala ucapan dan tindakan Yesus dibenarkan oleh Allah.

• Sengsara dan wafat Yesus merupakan pengorbanan yang membuahkan pengampunan dan penyelamatan bagi manusia. Sebagaimana Ia nyatakan dalam perjamuan terakhir. Yesus wafat untuk keselamatan manusia. Dengan kebangkitan, hal ini dibenarkan oleh Allah. 

5. Latihan agama
Untuk latihan agama silahkan klik link ini : Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit (google.com)

Rabu, 24 Maret 2021

Terlibat Dalam Hidup Menggereja (II)

     Anak - anak yang terkasih apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini kita melanjutkan tema minggu lalu  "Terlibat Dalam Hidup Menggereja ". Kalau dilihat dari judulnya, Pak Ivan mengharapkan bagi yang beragama Kristen Protestan dan Katolik terlibat dalam kehidupan Gereja. Jangan sampai kalian tidak ikut kegiatan Gereja. Karena dengan mengikuti kegiatan Gereja banyak manfaat yang akan didapat. Bagi anak - anak yang beragama  selain Katolik atau Kristen Protestan, Pak Ivan harap kalian aktif di tempat ibadah kalian masing - masing. 

A. Minggu lalu kalian telah membaca Kitab Suci dari Kisah Para Rasul 2:42-47 dan Kisah Para Rasul 6:1-7, silahkan membaca penjelasan dibawah ini :

- Bidang-bidang hidup menggereja ialah: peribadahan atau doa, pewartaan, persekutuan, dan pelayanan. Peribadatan itu meliputi perayaan sakramen-sakramen, ibadat harian, dan ibadat-ibadat seturut kebutuhan umat. Pewartaan meliputi banyak kegiatan, antara lain: persiapan baptis, krisma, pernikahan, mistagogi, evangelisasi, dan sebagainya. Persekutuan meliputi berbagai paguyuban, misalnya: Orang Muda Katolik, kelompok pendampingan iman anak, Wanita Katolik Republik Indonesia, dan sebagainya. Pelayanan meliputi pelayana kesehatan, pengembangan ekonomi, hubungan dengan masyarakat dan sebagainya. 

 -  Berbagai bidang hidup menggereja tersebut dimaksukan untuk membantu umat agar dapat mengembangkan imannya sekaligus menjadi perwujudan perintah Tuhan Yesus. Dengan doa, umat dipersatukan dengan Tuhan dan sesama. Dengan pewartaan, iman umat dibangun dan kebangkitan Tuhan diwartakan kepada semua orang. Dengan pelayanan cinta kasih Tuhan kepada seluruh umat manusia dan seluruh ciptaan diwujudkan. Dengan persekutuan kesatuan dan persaudaraan umat dibangun. Dengan itu semua diharapkan Kehadiran Allah yang menyelamatkan dirasakan dan dimuliakan oleh umat beriman.


B. Rangkuman (Dicatat di buku catatan)

Mereka yang telah dibaptis bertekun dalam pengajaran para rasul. Bidang pewartaan yang dilakukan Gereja sekarang adalah kelanjutan dari pengajaran para rasul. Para murid memecahkan roti dan berdoa. Perayaan ekaristi dan doa-doa gereja lain adalah kelanjutan dari para murid memecahkan roti dan berdoa. Pengajaran firman dan doa membangun persaudaraan yang erat bagai sebuah keluarga. Mereka sehati sejiwa. Inilah yang disebut persekutuan. Persaudaraan dalam Tuhan itu menggerakan mereka untuk berbagi. Milik mereka menjadi milik bersama. Dengan itu tidak ada yang berkekurangan di antara mereka. Ketika ternyata para janda dan orang-orang miskin tidak terlayani para rasul mengangkat pelayan-pelayan bagi mereka agar para rasul dapat tetap melayani firman dan memecahkan roti. 

 • Suasana penuh persaudaraan dan kedamaian yang berpusat pada pemecahan roti dan firman, sehingga tidak ada yang berkekurangan adalah situasi yang dikehendaki Allah. Situasi di mana kehendak dan perintah Allah terlaksana adalah situasi yang diharapkan dan senantiasa dikerjakan oleh Yesus. Dalam doa Bapa Kami Yesus berdoa dan mengajak para murid mendoakan Jadilah Kehendak-Mu. Yesus berkeliling menyembuhkan orang sakit, memberi makan banyak orang, mengajar, mengampuni dosa, mengusir setan adalah pekerjaan untuk mewujudkan kehendak Allah atau membangun Kerajaan Allah.

 • Jadi bidang-bidang pelayanan dan susunan pengurus Gereja adalah sebuah usaha untuk menghadirkan Allah di tengah kehidupan manusia sekaligus sarana umat mengembangkan imannya

C. Latihan agama: Tidak ada latihan agama karena minggu lalu kalian sudah mengerjakan latihan agama untuk tema ini


Selamat Belajar Tuhan Memberkati


Rabu, 17 Maret 2021

Terlibat Dalam Hidup Menggereja

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati. Apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini kita akan belajar tentang "Terlibat Dalam Hidup Menggereja". Pelajaran hari ini dibagi menjadi dua sesi, sesi yang pertama hari ini dan yang ke dua minggu depan. Untuk hari ini silahkan membaca bacaan Kitab Suci dibawah ini dan setelah itu silahkan kerjakan latihannya. Latihan yang sudah selesai, silahkan di foto dan dikirim ke no wa 085735774228.(Khusus pengguna HP silahhkan scrol keatas sampai latihan dibawah ini muncul, karena ada jeda yang sangat panjang dan untuk memperbesar bacaan Kitab Sucinya silahkan di klik bacaannya.Trimakasi)

1. Silahkan membaca bacaan Kitab suci dibawah ini




















2. Kerjakan latihan di bawah ini di buku catatan

a. Apa saja yang telah dilakukan oleh para murid Yesus yang telah dibaptis? 

b. Mengapa mereka melakukan semua itu? 

c. Bagaimana kehidupan para murid Yesus tersebut dapat dilaksanakan dalam situasi sekarang? 

d. Apa makna kisah kehidupan jemaat perdana tersebut bagi hidup Anda?


Selamat mengerjakan Tuhan Memberkati

Rabu, 24 Februari 2021

Roh Kudus Menguatkan Hati Para Rasul

 Selamat pagi anak - anak kelas 5 yang baik hati. Apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan sehat. Hari ini tema pelajaran agama kita tentang "Roh Kudus Menguatkan Hati Para Rasul".  Untuk pelajaran agama hari ini silahkan lihat alur dibawah ini dan jika anak - anak melihat ada spasi panjang/jarak panjang di bawah ini, mohon tetap scrol ke bawah karena ada lanjutannya.Trimakasi.


 1. Membaca ayat Kitab Suci  dibawah ini : 































2. Peneguhan (Tidak perlu dicatat, cukup dibaca saja)

A. Pulang kampung

Yesus sangat diharapkan oleh para murid-Nya menjadi penguasa. Meskipun

Yesus berkali-kali mengingatkan bahwa kedatangan Yesus bukan untuk menjadi

penguasa namun para murid tetap berharap akan hal itu. Maka ketika Yesus

ditangkap, diadili, dan dihukum salib hingga wafat, para murid mulai pulang

kampung. Dua murid pulang ke Emaus, Petrus menjala ikan kembali sebagaimana

yang ia lakukan sebelum mengikuti Yesus.

Berita kebangkitan mengejutkan mereka hingga mereka berkumpul kembali.

Meskipun demikian mereka berkumpul dalam suasana takut pada bangsa

Yahudi yang bermaksud menghentikan gerakan kenabian Yesus.


B.  Roh Kudus turun atas para rasul

Ketika para murid sedang berkumpul, mendadak mereka mendengar bunyi

seperti tiupan angin, dan melihat lidah-lidah seperti nyala api dan bahasa

merekapun mampu dipahami oleh banyak orang yang berbahasa berbeda.

Itulah karya Roh Kudus. Angin atau udara dihirup ketika orang bernafas.

Menghirup udara berarti menghirup kehidupan. Angin, udara melambangkan

kehidupan. Roh Kudus sang pemberi kehidupan. Api lambang semangat. Roh

Kudus memberi semangat pada para rasul untuk berani bersaksi akan peristiwa

wafat dan kebangkitan Yesus. Pemahaman akan berbagai bahasa melambangkan

bahwa Roh Kudus adalah Roh Pemersatu.

Hal ini berlawanan dengan kesombongan manusia dalam kisah menara Babel

sehingga Allah menceraiberaikan mereka dengan berbagai bahasa. Dengan Roh

Kudus yang tercerai berai itu bersatu kembali.


C. Berbagai lambang dan peran Roh Kudus

Roh Kudus juga dilambangkan dengan air, palm (jari tangan), krisma dan

sebagainya. Air, melambangkan kesegaran, kehidupan baru. Krisma, juga jari

tangan (palm) melambangkan penyembuhan, menjadi kuat kembali (penguatan).

Masing-masing lambang mengungkapkan peran Roh Kudus, sebagaimana telah

dilaporkan dalam pleno.

Sebagaimana dikatakan Yesus, Roh Kudus pun akan mengingatkan akan

segala hal yang dikatakan dan dilakukan Yesus, dan mengajarkan sesuatu yang

akan datang. Dengan kehadiran Roh Kudus karya keselamatan Allah tidak

berakhir dengan wafat Yesus melainkan berlanjut dengan kehadiran Roh Kudus

hingga akhir zaman. 


3. Catatan  Agama (Dicatat di buku catatan agama)

Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu

tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit bunyi seperti tiupan angin keras yang

memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada

mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada

mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu

mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan

oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.